Karya sastra ini merupakan wujud partisipasi penulis
dalam Gerakan Literasi Nasional Guru yang merupakan kebijakan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Karya sastra ini memiliki kekuatan pengungkapan imajinasi penulis
yang mudah untuk dipahami oleh pembaca karena baik pilihan kata atau diksinya cukup sederhana, dan peristiwa
yang ingin disampaikan penulis memungkinkan dialami pembaca. Sehingga mendorong pembaca untuk
terus membaca dan menikmatinya.