Logo Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri
Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri INSAN CENDEKIA MANDIRI LIBRARY

Filsafat ilmu dan pemikiran akuntansi

Asriani Hasan, S.E., M.Sc., Nalendra Bhayu Permana, S.E., M. Ak., Nur Afiah, S.E., M.Si., Ak., CA., Masdar Ryketeng, S.Pd., M.Acc., Hernandi Julius Sousa Do Carmo, S.E., M.Cont. [dan 4 lainnya] ; editor, Prof. Dr. Gagaring Pagalung, S.E., M.S., Ak., CA. CMA., CRGP., ASEAN-CPA., Prof. Dr. Abdul Hamid

Nomor Panggil

100 ASR f

Ketersediaan

Belum ada eksemplar tercatat

Buku Nonfiksi DDC 100

Filsafat ilmu dan pemikiran akuntansi

Asriani Hasan, S.E., M.Sc., Nalendra Bhayu Permana, S.E., M. Ak., Nur Afiah, S.E., M.Si., Ak., CA., Masdar Ryketeng, S.Pd., M.Acc., Hernandi Julius Sousa Do Carmo, S.E., M.Cont. [dan 4 lainnya] ; editor, Prof. Dr. Gagaring Pagalung, S.E., M.S., Ak., CA. CMA., CRGP., ASEAN-CPA., Prof. Dr. Abdul Hamid

Pernahkah kita bertanya, mengapa sebuah teori akuntansi dianggap benar? Atau bagaimana sebuah metode penelitian bisa dinyatakan ilmiah? Pertanyaan-pertanyaan sederhana namun mendasar inilah yang menjadi roh dari buku ini. Filsafat Ilmu dan Pemikiran Akuntansi hadir sebagai sebuah karya kolektif yang mengajak pembaca untuk melangkah lebih jauh dari sekadar memahami isi ilmu — menuju pemahaman tentang bagaimana ilmu itu bekerja, dibangun, dan dipertanggungjawabkan. Buku ini terdiri atas delapan bab yang saling melengkapi. Bab pertama membuka wawasan tentang hakikat filsafat ilmu dan bagaimana penjelasan ilmiah disusun secara sistematis — bukan sekadar jawaban atas pertanyaan apa, tetapi, mengapa, dan bagaimana. Bab kedua membahas logika sebagai tulang punggung penalaran ilmiah, mencakup deduksi, induksi, abduksi, serta perdebatan klasik tentang batas-batas logika dalam sains kontemporer. Bab ketiga mengupas demarkasi ilmu — bagaimana kita membedakan ilmu pengetahuan sejati dari pseudosains — serta ragam metode ilmiah yang menjadi alat utama penelitian. Bab keempat mengeksplorasi hakikat teori ilmiah: bagaimana sebuah teori lahir, diuji, dan bisa gugur. Bab kelima membahas kausalitas dan perubahan ilmiah, menyoroti pemikiran Popper, Kuhn, dan Lakatos tentang bagaimana ilmu berevolusi melalui kritik dan revolusi paradigma. Bab ketujuh menelisik hubungan antara filsafat science dan science studies — membuka perspektif bahwa ilmu tidak berkembang dalam ruang hampa, melainkan dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya. Bab kedelapan membahas reduksi dan emergensi, yaitu perdebatan apakah fenomena kompleks dapat selalu diterangkan dari unsur-unsur yang lebih sederhana. Buku ini ditutup oleh Bab kesembilan yang secara khusus menelaah fondasi filosofis ilmu sosial dan ekonomi — termasuk akuntansi — melalui lensa individualisme metodologis dan batas-batas penjelasan ilmiah dalam ranah sosial. Yang membuat buku ini istimewa adalah pendekatannya yang membumi. Ba

Data Bibliografi

Penerbit
PT. Insan Cendekia Mandiri Group
Tempat terbit
Kabupaten Sijunjung
Tahun terbit
2026
Jumlah halaman
viii, 230
ISBN
978-634-252-359-9
Bahasa
Indonesia

Diimpor dari basis data ISBN Perpusnas