Buku
Nonfiksi
DDC 300
Een Nurhasanah ; editor, Zuriati Rahmi
Krisis pendidikan kontemporer di Indonesia menghadapi tantangan multidimensional yang mengkhawatirkan, berakar pada alienasi epistemologis, rasionalitas instrumental, dan warisan kolonial yang masih membayangi. Sistem pendidikan modern seringkali memprioritaskan hafalan dan capaian terstandardisasi, mengesampingkan eksplorasi mendalam, dialog kritis, dan pengembangan pribadi yang holistik. Dampaknya adalah kemerosotan pemikiran kritis, ketiadaan makna, serta penciptaan individu yang kompeten secara teknis namun rapuh dalam integritas moral dan etika, bahkan terasing dari identitas budayanya sendiri. Kondisi ini menciptakan disonansi kognitif, mengikis rasa memiliki, dan mengancam kohesi sosial serta ketahanan budaya, mendorong kebutuhan mendesak untuk merekonstruksi fondasi pendidikan yang memanusiakan dan membebaskan. Indonesia, di tengah tantangan ini, memiliki posisi unik dengan kekayaan warisan intelektualnya yang melimpah ruah, sebuah mozaik kebijaksanaan pedagogis yang belum sepenuhnya tergali. Sistem pendidikan pra-kolonial seperti padepokan dan pesantren, serta pemikiran filsuf Jawa dan Ki Hadjar Dewantara (dengan konsep Tri-Nga: Ngerti, Ngrasa, Nglakoni), menawarkan alternatif holistik yang menekankan pembentukan karakter, etika, dan keseimbangan spiritual. Warisan ini, yang dulunya direduksi atau didelegitimasi oleh kolonialisme dan modernisasi pasca-kemerdekaan yang tidak kritis, sesungguhnya menyimpan kunci untuk mengatasi fragmentasi pengetahuan dan mengembalikan kedalaman makna dalam proses pembelajaran. Ini adalah reservoir pengetahuan yang hidup, menawarkan peta jalan untuk merekonstruksi pendidikan agar lebih berpusat pada pengembangan manusia seutuhnya. Pedagogi Nusantara secara fundamental menolak hafalan pasif, sebaliknya mengedepankan internalisasi pengetahuan yang personal dan holistik, seperti metode nyantrik yang mengintegrasikan pembelajaran dengan kehidupan nyata dan interaksi sosial. Ki Hadjar Dewantara melalui konsep Tri-Nga-nya, ya
- Penerbit
- Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
- Tempat terbit
- Kabupaten Sijunjung
- Tahun terbit
- 2026
- Jumlah halaman
- xiv, 150
- ISBN
- 978-634-219-333-4
- Bahasa
- Indonesia
Diimpor dari basis data ISBN Perpusnas