Logo Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri
Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri INSAN CENDEKIA MANDIRI LIBRARY

Pemimpin yang keren : membangun tim yang solid di era serba cepat

Anti Yulianti, S.Pd. ; editor, Dr. Nuryati Djihadah, M.A., M.Pd.

Nomor Panggil

600 ANT p

Ketersediaan

Belum ada eksemplar tercatat

Buku Nonfiksi DDC 600

Pemimpin yang keren : membangun tim yang solid di era serba cepat

Anti Yulianti, S.Pd. ; editor, Dr. Nuryati Djihadah, M.A., M.Pd.

Buku Pemimpin yang Keren: Membangun Tim yang Solid di Era Serba Cepat mengajak pembaca memahami bahwa kepemimpinan bukanlah sesuatu yang lahir secara instan, melainkan hasil dari proses panjang pembentukan diri. Penulis menekankan bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin, selama ia mau belajar, berproses, dan terus berkembang. Kepemimpinan tidak ditentukan oleh bakat semata, tetapi oleh kemauan untuk bertumbuh melalui pengalaman, tantangan, dan refleksi diri. Pada bagian awal, buku ini menyoroti pentingnya memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Proses “bercermin diri” menjadi fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang kuat. Seseorang diajak untuk mengenali kekuatan, kelemahan, serta cara merespons tekanan. Dari sinilah muncul kesadaran bahwa kepemimpinan yang matang berawal dari kedewasaan emosi, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola diri. Selanjutnya, buku ini menekankan bahwa “keren” dalam kepemimpinan bukan terletak pada penampilan, melainkan pada cara berpikir. Mindset yang terbuka, bertanggung jawab, dan mau belajar menjadi pembeda utama. Pemimpin yang baik mampu melihat masalah sebagai peluang, tetap tenang dalam tekanan, dan mengambil keputusan secara cepat tanpa kehilangan makna. Cara pandang yang positif dan berkembang akan memengaruhi tindakan, hubungan, serta hasil yang dicapai. Dalam membangun tim, penulis mengingatkan bahwa tim bukanlah mesin, melainkan kumpulan manusia dengan perasaan, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda. Oleh karena itu, pemimpin perlu memiliki kemampuan memahami orang lain, mendengar dengan sungguh-sungguh, serta mengembangkan empati. Empati menjadi kekuatan penting yang sering tidak terlihat, tetapi mampu membangun kepercayaan, memperkuat hubungan, dan menciptakan suasana kerja yang sehat. Buku ini juga membahas pentingnya komunikasi sebagai jembatan utama dalam kepemimpinan. Kata-kata memiliki kekuatan besar untuk menggerakkan, memotivasi, maupun melemahkan. Pem

Data Bibliografi

Penerbit
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Tempat terbit
Kabupaten Sijunjung
Tahun terbit
2026
Jumlah halaman
viii, 128
ISBN
978-634-219-419-5
Bahasa
Indonesia

Diimpor dari basis data ISBN Perpusnas