Logo Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri
Perpustakaan Insan Cendekia Mandiri INSAN CENDEKIA MANDIRI LIBRARY

Mengapa budaya kerja 'dulu' tidak lagi relevan bagi talenta masa kini

Fajar Abdurrahman, S.Sos., Norma Rosyanita Dewi, S.E, CHRM., Syah Dimas Yudistira, S.Kom., Mela Suryanengsih, S.M., Ricky Muhamad Alif, S.T. [dan 3 lainnya] ; editor, Mikhlis Catio, M.Ed.

Nomor Panggil

300 FAJ m

Ketersediaan

Belum ada eksemplar tercatat

Buku Nonfiksi DDC 300

Mengapa budaya kerja 'dulu' tidak lagi relevan bagi talenta masa kini

Fajar Abdurrahman, S.Sos., Norma Rosyanita Dewi, S.E, CHRM., Syah Dimas Yudistira, S.Kom., Mela Suryanengsih, S.M., Ricky Muhamad Alif, S.T. [dan 3 lainnya] ; editor, Mikhlis Catio, M.Ed.

Dunia kerja modern saat ini sedang berada di tengah pusaran transformasi paling masif dalam sejarah seiring dengan dominasi generasi baru dalam angkatan kerja. Buku "Mengapa Budaya Kerja 'Dulu' Tidak Lagi Relevan bagi Talenta Masa Kini" hadir sebagai kompas strategis yang mengupas tuntas kesenjangan (gap) mendalam antara sistem manajemen konvensional dan ekspektasi pekerja masa kini. Buku ini secara tajam menggeser paradigma lama dengan menegaskan bahwa pola kepemimpinan yang kaku, jam kerja konvensional yang kaku, serta pendekatan hierarkis yang dahulu menjadi standar emas keberhasilan, kini justru menjelma menjadi tembok penghalang bagi produktivitas, inovasi, dan retensi talenta potensial di era digital. Melalui eksplorasi yang mendalam, buku ini membedah pergeseran radikal dalam tata nilai, psikologi, dan prioritas pekerja modern. Talenta masa kini tidak lagi menempatkan stabilitas finansial sebagai satu-satunya tolok ukur ideal, melainkan sangat mendambakan fleksibilitas kerja, budaya komunikasi organisasi yang transparan, struktur yang lebih merata (flat organization), serta ruang aktualisasi diri yang bermakna. Penulis memberikan panduan taktis bagi organisasi untuk merancang ulang ekosistem mereka, mulai dari pengelolaan model kerja jarak jauh (remote work) dan budaya hibrida (hybrid culture), hingga perhatian serius pada keseimbangan hidup (work-life balance) dan kesehatan mental demi menumbuhkan keterikatan emosional (employee engagement) yang kuat. Pada akhirnya, buku ini merangkum esensi penting bahwa keberlanjutan sebuah bisnis di era disrupsi sangat bergantung pada kelincahan (agility) budaya kerjanya dalam menyerap perubahan zaman. Ditulis dengan gaya bahasa yang lugas, persuasif, namun tetap mempertahankan landasan akademisnya, karya ini menjadi rujukan wajib yang sangat relevan bagi para pemimpin perusahaan, pengusaha, praktisi Human Resources (HR), serta akademisi. Buku ini membuktikan secara meyakinkan bahwa mentransformasi budaya kerja lama

Data Bibliografi

Penerbit
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Tempat terbit
Kabupaten Sijunjung
Tahun terbit
2026
Jumlah halaman
xiv, 228
ISBN
978-634-219-488-1
Bahasa
Indonesia

Diimpor dari basis data ISBN Perpusnas